11 Rahasia Manfaat Menulis Bagi Mahasiswa

Idehidup.com kali ini menyajikan pembahasan mengenai manfaat menulis bagi mahasiswa. Kegiatan tulis-menulis merupakan bagian yang menyatu dan tidak bisa dipisahkan dengan kegiatan akademik di perguruan tinggi. Kegiatan menulis ilmiah bagi kalangan akademik dan ilmuwan terutama berfungsi sebagai media dokumentasi hasil penelitian dan komunikasi dengan ilmuwan lainnya.

Keberhasilan seorang ilmuwan dalam menemukan penemuan baru itu ditopang oleh penelitian-penelitian ilmuwan sebelum-sebelumnya. Nah, dengan cara pendokumentasian dengan diberupakan paper ilmiah itulah penelitian-penelitian ilmuwan sebelum-sebelumnya bisa dibaca oleh ilmuwan-ilmuwan selanjutnya dan setelahnya.

Oleh karena itulah secara umum seorang ilmuwan dituntut untuk bisa menulis apa yang telah ditelitinya dan bagaimana hasil penelitian tersebut dalam bentuk suatu makalah yang diterbitkan di jurnal ilmiah atau media lainnya. Hal ini seperti yang telah ditulis Isaac Newton pada surat yang ditujukan kepada Robert Hooke,

If I have seen further it is by standing on the shoulders of giants“,

Dengan demikian maka kemampuan menulis merupakan salah satu kemampuan yang wajib dimiliki oleh para ilmuwan dan akademisi. Berikut ini diuraikan mengenai manfaat keterampilan menulis bagi mahasiswa versi idehidup.com, selamat menyimak sajian kami kali ini.

manfaat menulis bagi mahasiswa, manfaat menulis untuk mahasiswa, manfaat keterampilan menulis bagi mahasiswa, manfaat menulis karya ilmiah bagi mahasiswa, manfaat kemampuan menulis karya ilmiah bagi mahasiswa

1. Membantu Meningkatkan Mengingat Materi Perkuliahan

Ini adalah bentuk menulis yang paling mendasar, yaitu menulis catatan perkuliahan dari materi yang disampaikan dosen di kelas. Selain itu mahasiswa juga menulis catatan dari text book, paper journal, dan lain sebagainya guna membantu mengingat materi-materi topik perkuliahan. Jenis catatan yang biasanya digunakan bisa ringkasan poin-poin penting atau bisa juga menggunakan metode diagram mind map. Tergantung masing-masing individu mahasiswa lebih menyukai dan cocok menggunakan ringkasan poin-poin atau menggunakan diagram mind map untuk menulis catatan perkuliahan.

Berkaitan dengan perkuliahan, mungkin anda juga tertarik untuk menyimak tulisan kami yang berjudul 14 Trik Super Rahasia Meraih IPK Tertinggi: Pengantar Dasar-dasar Cara Belajar di Perguruan Tinggi Secara Optimal

2. Membantu Memahami Materi Perkuliahan

Seorang mahasiswa menulis catatan perkuliahan selain untuk meningkatkan mengingat materi perkuliahan maka ada juga yang menulis catatan untuk membantu peningkatan pemahaman dia terhadap materi perkuliahan. Hal ini karena menulis catatan yang berkaitan dengan topik perkuliahan secara tidak langsung juga membuat mahasiswa untuk berpikir dan berusaha memahami apa yang dia tulis tersebut. Akan sangat ironis apabila seorang mahasiswa tidak paham dengan apa yang dia tulis sendiri.

3. Sebagai Portofolio Kepenulisan

Seorang mahasiswa adalah tergolong dalam ilmuwan dan akademisi. Ilmuwan dan akademisi secara umum akan dinilai dari karya-karya tulis yang telah dihasilkannya. Apabila sejak masih mahasiswa sudah menghasilkan karya-karya tulis yang dipublikasikan maka hal ini akan menjadi portofolio di bidang kepenulisan bagi mahasiswa tersebut. Portofolio tersebut sangat penting bagi karir mahasiswa tersebut untuk melangkah dan mengembangkan diri di bidang akademik dan keilmuan. Mahasiswa tersebut akan dinilai layak karena telah menghasilkan karya-karya tulis yang telah dipublikasikan. Inilah salah satu manfaat menulis karya ilmiah bagi mahasiswa.

Kami juga menulis artikel yang berjudul 15 Kiat Mengatasi Hambatan Menulis: Membangkitkan Semangat Menulis yang Padam barangkali anda juga berminat untuk menyimaknya

4. Sebagai Tambahan Pemasukan Uang (income)

Apabila seorang mahasiswa menulis di media masa maka dia akan mendapatkan honor dari redaktur media masa tersebut. Selain itu saat ini sudah banyak sekali cara untuk me-monetize tulisan-tulisan yang ada di suatu blog online. Apabila seorang mahasiswa menulis di blog maka dia juga bisa menghasilkan pemasukan uang dengan me-monetize blognya tersebut.

Berkaitan dengan tambahan uang untuk mahasiswa kami juga telah menulis tulisan yang berjudul 20 Kerja Sampingan Untuk Mahasiswa dan juga dengan mengembangkan bisnis bagi mahasiswa pada artikel yang berjudul 16 Ide Bisnis Sampingan Buat Mahasiswa atau Usaha Sampingan Untuk Mahasiswa Yang Akan Membuat Mahasiswa Semakin Keren yang mungkin anda tertarik untuk membacanya.

5. Sebagai Syarat Kelulusan

Perguruan tinggi mewajibkan minimal seorang mahasiswa menulis karya ilmiah di akhir perkuliahan sebagai syarat kelulusan. Untuk mahasiswa S1 (sarjana) diharuskan menulis skripsi, mahasiswa S2 (magister) diharuskan menulis thesis, dan mahasiswa S3 (doktor) diwajibkan menulis disertasi. Bahkan akhir-akhir ini untuk semua jenjang tersebut juga diwajibkan menulis makalah (paper) yang diterbitkan di jurnal ilmiah sebagai syarat kelulusan.

6. Sebagai Bentuk Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi

Tridharma perguruan tinggi merupakan asas yang dipegang oleh perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang ada di Indonesia. Tridharma perguruan tinggi menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional  Pasal 20 Ayat 2 yaitu “Perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat”.

Kegiatan menulis hasil penelitian dan dipublikasikan di jurnal ilmiah maupun pada media populer lainnya merupakan bagian dari rangkaian penelitian. Penelitian belum dikatakan sempurna sebelum hasilnya dipublikasikan berupa tulisan artikel ilmiah. Selain itu publikasi tulisan ilmiah ini juga secara tidak langsung mengandung unsur pengabdian kepada masyarakat apabila tulisan ilmiah tersebut dipublikasikan secara luas sehingga masyarakat yang membutuhkan informasi-informasi ilmiah mengenai suatu permasalahan tertentu membaca publikasi tersebut dan mengambil manfaat dari tulisan ilmiah itu tadi.

7. Melatih Penyampaian Ide, Gagasan, dan Pemikiran Secara Ilmiah Tertulis

Seorang mahasiswa dituntut untuk bisa menyampaikan ide, gagasan, dan pemikiran tertulis secara sistematis. Tugas-tugas perkuliahan dan tugas praktikum banyak melatih hal ini. Sebut saja tugas membuat makalah, tugas laporan praktikum, dan tugas-tugas terstruktur lainnya yang semua ini memiliki struktur tulisan tertentu sesuai kaidah-kaidah ilmiah. Selain itu mahasiswa juga difasilitasi dengan diadakannya kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa. Dengan mengikuti kompetisi ini maka mahasiswa akan benar-benar berlatih dalam penyampaian ide, gagasan, pemikiran, dan proses penelitian.

Program kreativitas mahasiswa juga merupakan salah satu ajang untuk mendapatkan prestasi di perguruan tinggi. Kami dari idehidup.com menulis artikel mengenai 6 Cara Mendapatkan Prestasi di Kampus Saat Kuliah di Perguruan Tinggi yang membahas secara luas mengenai cara mendapatkan prestasi di kampus

8. Sebagai Branding Diri

Seorang mahasiswa hendaknya mulai melakukan branding terhadap dirinya jauh sebelum lulus dari perguruan tinggi. Hal ini sehingga saat mahasiswa tersebut lulus dari kampus maka dia sudah siap untuk berkiprah di dunia nyata. Salah satu cara untuk melakukan branding diri adalah dengan menulis. Apabila tulisan-tulisan seorang mahasiswa sudah dikenal luas dan banyak bertebaran di media masa, di jurnal ilmiah, atau bahkan sudah berupa buku maka akan semakin optimal branding dirinya. Branding diri ini sangat perlu anda lakukan terutama apa bila anda mulai merasa bahwa Jiwa Entrepreneur dan Bisnis Mulai Anda Miliki.

9. Membiasakan dan Melatih Berkomunikasi Dan Berdiskusi Ilmiah Secara Tertulis

Mahasiswa sebagaimana insan akademis lainnya merupakan bagian dari komunitas ilmiah dan merupakan seorang ilmuwan. Kegiatan menulis ilmiah yang diterbitkan di jurnal ilmiah atau di prosiding seminar (seminar proceedings), konferensi, simposium, merupakan sarana dalam berkomunikasi dan berdiskusi ilmiah secara tertulis di kalangan ilmuwan. Oleh karena itulah mahasiswa juga dilatih untuk sejak dini menulis berbagai macam bentuk tulisan ilmiah semisal skripsi, thesis, disertasi, dan paper ilmiah (short communication, research paper, review paper, dll.) supaya bisa mengkomunikasikan hasil karya penelitiannya ke komunitas ilmuwan lainnya.

Berkaitan dengan penulisan karya ilmiah terkadang memang sedikit perlu pembiasaan dan perlu latihan, oleh karena itu kami juga menulis artikel yang berjudul 8 Kendala Menulis Karya Ilmiah dan Cara Mengatasinya.

10. Melatih Berfikir Secara Terstruktur, Metodis, dan Sistematis

Mahasiswa akan mendapatkan manfaat menulis ilmiah dalam hal malatih dan membiasakan diri dalam berfikir secara terstruktur, berfikir dengan metode tertentu, dan berfikir secara sistematis. Kesemuanya ini dilatih dan dibiasakan sejak mahasiswa masih semester awal masuk kuliah dan seterusnya hingga lulus perkuliahan melalui tugas-tugas terstruktur, tugas membuat makalah dengan topik tertentu, tugas laporan praktikum, tugas laporan Praktek Kerja Lapang, skripsi, thesis, disertasi, dan lain sebagainya. Kesemuanya tugas-tugas tersebut secara langsung akan membentuk cara berfikir seorang mahasiswa pada khususnya dan akedimisi pada umumnya menjadi berfikiran secara terstruktur, metodis dan sistematis. Oleh karena itulah salah satu manfaat kemampuan menulis karya ilmiah bagi mahasiswa adalah melatih dia dalam berfikir secara sistematis.

11. Melatih Bertanggungjawab Atas Apa yang Telah Ditulis

Seorang mahasiswa harus mampu bertanggungjawab atas apa yang telah ditulisnya. Suatu tulisan ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa harus mampu dipertahankannya di depan dewan penguji. Jenis-jenis tulisan ini adalah skripsi, thesis, dan disertasi yang dipertanggungjawabkan dan dipertahankan di depan penguji. Sedangkan paper ilmiah yang diterbitkan di jurnal ilmiah juga harus mampu dipertahankan dan dijelaskan kepada tim reviewer jurnal. Dengan demikian maka tulisan karya ilmiah benar-benar harus bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya sejak karya tulis ilmiah tersebut ditulis hingga dilakukan sidang ujian untuk dipertahankan di depan tim penguji bila karya tersebut merupakan syarat kelulusan maupun dikritisi oleh tim reviewer suatu jurnal bila paper tersebut akan diterbitkan di jurnal ilmiah.

Itulah tadi manfaat-manfaat menulis bagi mahasiswa versi idehidup.com. Manfaat-manfaat itu itu tadi akan didapatkan mahasiswa bila dia bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi. Dalam artian semua tugas-tugas tertulis tersebut dikerjakan secara mandiri oleh mahasiswa.