6 Cara Hemat Bahan Bakar Saat Mendaki Gunung

Halo sobat muda idehidup.com, semoga sobat dalam keadaan sehat dan sukses selalu. Bagaimana kegiatan belajarnya? Lancar? Ok, saat ini cobalah meredakan sedikit ketegangan dan sedikit kepusingan kepala dari kegiatan belajar. Sekarang waktunya berlibur dulu. Yuk berlibur dengan mendaki gunung.

Bukan mahasiswa namanya kalau belum mendaki gunung, ya gak? Senior-senior mahasiswa Indonesia sejak dulu sudah memberikan resep jitu bagaimana menumbuhkan rasa cinta tanah air supaya tidak hanya menjadi jargon kosong tanpa bukti. Bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta tanah air? Salah satunya adalah dengan mendaki gunung, begitu kata senior mahasiswa kita dulu.

 rekomendasi makanan di gunung,  contoh menu makanan di gunung,  masakan yang cocok buat pendaki,  daftar logistik pendakian gunung,  menu pendakian gunung,  resep masakan saat camping,  menu makan saat naik gunung,  minuman untuk mendaki gunung,  logistik makanan untuk mendaki gunung,  manajemen logistik pendakian,  daftar logistik makanan untuk mendaki gunung,  list barang bawaan naik gunung,  minuman untuk mendaki gunung,  logistik makanan saat mendaki,  makanan praktis untuk naik gunung,  starter pack mendaki gunung

Denga mendaki gunung maka kita akan bertemu dengan berbagai macam masyarakat di pelosok-pelosok penjuru Indonesia. Mereka adalah saudara setanah air dengan sobat mahasiswa sekalian. Rasa cinta tanah air sobat muda sekalian akan benar-benar terpancarkan setelah sobat melihat dan menyaksikan keindahan-keindahan alam pegunungan Republik Indonesia ini.

Dalam rangka itulah tulisan ini dibuat, yaitu sebagai langkah kecil untuk mendorong rasa cinta tanah air dengan mendaki gunung. Terutama yaitu pada bagian cara menghemat bahan bakar untuk memasak pada saat pendakian gunung.  Berbagai macam jenis bahan bakar ini tergantung pada jenis kompor lapang yang digunakan.

Berkaitan dengan macam-macam jenis kompor lapang ini telah dibahas idehidup.com pada artikel yang berjudul 5 Tips Memilih Kompor Gunung Atau Kompor Lapangan Untuk Mendaki Gunung.

Pada tulisan idehidup.com kali ini akan dibahas berkaitan dengan bagaimana cara menghemat bahan bakar kompor lapang saat pendakian gunung. Berkaitan dengan cara menghemat bahan bakar kompor lapang ini juga masuk dalam manajemen pendakian gunung terutama lebih spesifik lagi manajemen logistik pendakian gunung. Selamat menikmati sajian kami kali ini.

1. Sesuaikan dengan Peserta Pendakian

Perhatikan jumlah peserta pendakian bila jenis pendakiannya berupa rombongan dan memasaknya jadi satu. Semakin banyak peserta kelompok pendakian semakin banyak bahan bakar yang dibutuhkan. Semakin banyak pula bahan bakar yang dibawa. Pada jenis pendakian berkelompok seperti ini maka tentukan pembagian perbekalan, logistik, dan perlengkapan yang harus dibawa pada masing-masing tas ransel carrier peserta kelompok pendakian.

Beda lagi bila jenis pendakiannya adalah pendakian sendiri (solo climbing) atau hanya dua orang. Maka tentunya bahan bakar yang dibawa tidaklah terlalu banyak.

2. Lamanya Pendakian

Hal yang juga perlu diperhatikan sebagai cara hemat bahan bakar saat mendaki gunung adalah lamanya pendakian. Semakin lama waktu pendakian maka semakin banyak pula bahan bakar yang dibawa. Lama pendakian ini bisa karena memang jalur pendakian yang memang jauh dan membutuhkan waktu yang lama. Atau memang karena ingin berlama-lama bersantai di gunung menikmati suasana dan pemandangan gunung.

3. Menyusun Daftar Menu

Rencana daftar menu yang akan dimasak pada saat pendakian berguna untuk memperkirakan kebutuhan bahan bakar selama mendaki. Berbagai macam jenis masakan memiliki cara memasak sendiri-sendiri. Cara memasak tentunya masing-masing memiliki kebutuhan akan bahan bakar sendiri-sendiri. Oleh karena itu rencana daftar menu apa saja yang akan dimasak nantinya akan membantu dalam mengira-ngira seberapa kebutuhan bahan bakar kompor lapang.

4. Cara Memasak Makanan

Metode cara memasak ini berhubungan dengan daftar menu di atas. Semakin banyak menu yang cara memasaknya banyak menggunakan bahan bakar maka semakin banyak pula bahan bakar kompor lapang yang harus dibawa. Oleh karena itu bila ingin menghemat bahan bakar maka dapat dipilih menu-menu masakan yang tidak terlalu banyak membutuhkan bahan bakar kompor lapang.

5. Menutupi Sekitar Kompor Lapang Dengan Pemantul Panas (heat Reflector)

Menutupi ini bertujuan supaya panas yang dihasilkan dari api dapat terkumpul dan tidak menyebar terbuang ke udara bebas dan juga melindungi dari hilangnya panas terbawa oleh angin. Dengan usaha ini maka diharapkan penggunaan bahan bakar akan efektif menghasilkan panas. Selain itu panas yang dihasilkan juga efisien untuk memanaskan masakan tanpa terbuang percuma ke udara sekitar.

6. Jangan Sering-Sering Membuka Tutup Panci

Misalnya pada saat memanaskan air jangan sering-sering membuka penutup panci untuk melihat apakah air sudah mendidih atau belum. Tanpa membuka tutup panci pun juga dapat diketahui apakah air sudah mendidih dari munculnya uang dari celah tutup panci atau dari suara yang timbul saat air sudah mendidih.

Demikianlah telah diulas berkaitan dengan manajamen pendakian gunung terutama manajemen logistik pendakian gunung berkaitan dengan cara menghemat bahan bakar kompor lapang saat pendakian. Semoga tulisan idehidup.com ini dapat bermanfaat bagi sobat sekalian dalam pengetahuan di bidang pendakian gunung dan kegiatan outdoor lainnya.

Baragkali sobat juga tertarik untuk membaca tulisan idehidup.com lainnya yang berkaitan dengan pendakian gunung dan kegiatan outdoor lainnya:

5 Rahasia Cara Memasak Nasi Menggunakan Kompor Lapang

7 Alasan Mengapa Memasak Makanan Sehat Sendiri Bikin Kamu Jadi Tambah Cantik/Ganteng

5 Tips Memilih Kompor Gunung Atau Kompor Lapangan Untuk Mendaki Gunung

9 Tips Memasak Di Gunung Untuk Para Pecinta Alam Dan Pendaki Gunung

5 Rahasia Mengenai Bahan Masakan Untuk Memasak di Gunung

Tips Memasak Di Kamar Kos: Memasak Menggunakan Kompor Lapang (Kompor Pendakian Gunung)

Untuk Kamu Yang Ingin Manfaat Mendaki Gunung Lebih Terasa

5 Tips Mendaki Gunung Ala Pecinta Alam Sejati

Sebutir Pagi dan Secangkir Kopi