Belajar Cara Mengatur Keuangan Pribadi

Dalam situasi gaya hidup mainstream saat ini, cara mengatur keuangan pribadi sangat perlu dikuasai karena uang memang merupakan salah satu faktor penentu ketenangan. Meskipun sebenarnya ketenangan itu tidak ditentukan oleh keberadaan uang yang kita miliki. Namun memang terkadang beberapa orang akan menjadi aneh perilakunya ketika mereka tidak punya uang, seperti halnya orang akan jadi berubah perilakunya ketika lapar.

Mungkin memang ada di antara anda belum pernah melihat perubahan tingkah laku seseorang dari ketika dia memiliki uang dan saat dia tidak memiliki uang sama sekali. Berbahagialah bagi orang yang ketika sedang mempunyai uang atau sedang tidak memiliki uang dia tetap berperilaku yang sama.

Pengamatan saya tentang perilaku orang yang tidak tahu cara mengatur keuangan pribadi

Saya pernah mengamati kecil-kecilan terhadap beberapa orang ketika mereka sedang memiliki uang atau ketika tidak sedang memiliki uang. Ada beberapa yang tetap tidak berubah perilakunya baik mereka mempunyai uang atau tidak sedang meiliki uang. Ada yang berubah perilakunya dan berbeda ketika memiliki uang dan ketika tidak memiliki uang. Ada yang ketika tidak mempunyai uang mereka menjadi mudah tersinggung dan mudah marah, bahkan marahnya hingga meledak-ledak hingga orang di sekitarnya terkena dampaknya, semua orang di sekitarnya menjadi salah di mata orang tersebut, meskipun juga barangkali meledak-ledaknya itu dipicu juga karena saat dia tidak punya uang saat itu juga dia ditagih hutang-hutangnya atau ada kebutuhan mendesak yang memerlukan uang yang harus segera dipenuhi.

mengatur keuangan pribadi, perencanaan keuangan pribadi, manajemen keuangan pribadi, mengelola keuangan pribadi, cara mengatur keuangan pribadi, cara mengatur keuangan pribadi dengan baik

Luar biasa sekali memang pengaruh uang ini terhadap perubahan perilaku seseorang. Semoga anda menjadi orang yang tidak berubah perilaku-perilakunya baik itu ketika anda sedang memiliki uang mauapun saat anda tidak memiliki uang sama sekali. Nah Artikel ini akan membahas mengenai betapa pentingnya cara mengatur keuangan pribadi sehingga harapannya tidak sampai terjadi seperti yang telah di uraikan di atas.

Belajar cara mengatur keuangan pribadi dari buku Rich Dad Poor Dad -nya Robert T. Kiyosaki

Berkaitan dengan permasalahan uang ini, hampir sejak dulu saya kebetulan banyak membaca mengenai teknik-teknik atau cara-cara mengendalikan uang. Titik awal pengetahuan dan kesadaran saya mengenai teknik-teknik maupun pengetahuan mengenai pengaturan uang adalah ketika saya membaca buku Robert T. Kiyosaki yang berjudul Rich Dad Poor Dad. Saat itu buku ini sangat meledak di pasaran dan menjadi semacam best seller. Mungkin bisa jadi buku Rich Dad Poor Dad menjadi semacam titik awal pendorong kesadaran finansial di Indonesia. Meskipun ada beberapa kontroversi mengenai buku tersebut hingga ada buku karangan John T. Reed yang mengkritik buku Rich Dad Poor Dad. Namun bagi beberapa orang, buku Rich Dad Poor Dad membuka wawasan mengenai pentingnya cara mengatur keuangan pribadi. Lebih lanjut lagi, buku tersebut memberikan informasi mengenai ide-ide serta pemikiran mengenai konsep kebebasan finansial dan memberi angin segar kebebasan dari jeratan muslihat uang yang melenakan.

Bagi saya sendiri, buku Rich Dad Poor Dad tersebut saya anggap sebagai buku pengantar dalam memasuki dunia tentang kebebasan finansial. Saya berfikir, meskipun saat ini saya masih belum benar-benar terbebas dari jeratan-jeratan masalah finansial, namun minimal saya tahu dan menyadari bahwa sebenarnya kita harus bebas finansial untuk hidup yang lebih baik. Ide mengenai bebas finansial inilah akhirnya menjadi pola pikir dan mental yang tertanam dalam pikiran saya. Saya menduga buku Rich Dad Poor Dad karya Robert T. Kiyosaki ini berpengaruh terhadap sikap-sikap saya selanjutnya dalam berhadapan dengan permasalahan finansial. Saya sendiri membaca buku Rich Dad Poor Dad di perpustakaan, sempat juga menemukan buku Rich Dad Poor Dad di toko buku bekas saat saya jalan-jalan, namun karena bagian pojok bukunya sepertinya pernah terjatuh sehingga meninggalkan bekas noda lumpur akhirnya saya tidak jadi beli buku tersebut.

Belajar cara mengatur keuangan pribadi dari artikel-artikel yang bertebaran di internet

Selain Rich Dad Poor Dad, saat saya browsing di internet, saya juga membaca beberapa blog-blog maupun website mengenai personal finance (keuangan pribadi). Saya saat itu menemukan benang merah hubungan antara buku Rich Dad Poor Dad dengan blog-blog maupun beberapa website tersebut. Akhirnya tenggelamlah saya dalam dunia maya yang khususnya pada blog-blog maupun beberapa website yang membahas mengenai cara mengatur keuangan pribadi. Tambahan dasar-dasar mengenai teknik-teknik maupun ide-ide mengenai pengaturan keuangan pribadi dari halaman-halaman di internet ini semakin menguatkan mental dan pola pikir saya terhadap uang. Saya menjadi semakin sadar diri dan tahu akan pentingnya mengatur keuangan pribadi. Pengetahuan mengenai keuangan pribadi ini bisa membantu kita dalam melihat dan membaca kasus-kasus keuangan pada diri kita sendiri maupun pada orang lain yang kebetulan di sekitar kita. Sehingga kita bisa memetakan dan mengurai benang kusut permasalahan keuangan pribadi. Yang lebih penting lagi adalah kita bisa menyusun rencana tindakan untuk mengatasi permasalahan keuangan pribadi (personal finance) yang sedang terjadi. Intinya adalah kita akan menjadi lebih bijaksana dalam mencari dan merawat sumber pendapatan, bijaksana dalam membelanjakan uang, dan bijaksana dalam merencanakan masa depan yang lebih baik dan tentunya pasti juga membutuhkan dukungan pendanaan yang optimal juga.

Perkembangan pembelajaran cara mengatur keuangan pribadi sampai saat ini

Yang menarik berdasarkan hasil pengamatan saya sendiri, akhirnya babak selanjutnya adalah saya menemukan bahwa kesadaran pemberian perhatian pada keuangan pribadi mulai meledak di Indonesia. Mulai bermunculanlah jasa-jasa konsultan perancanaan personal finance (keuangan pribadi) di Indonesia, mulai diterbitkannya beberapa buku mengenai perencanaan keuangan pribadi, serta mulai banyaknya artikel-artikel yang membahas mengenai perencanaan keuangan pribadi di media-media online Indonesia. Ini adalah hal yang menggembirakan, karena kesadaran akan pentingnya cara mengatur keuangan pribadi (personal finance) di Indonesia mulai berkembang sehingga harapannya adalah masyarakat Indonesia bisa lebih bijaksana dalam mengatur keuangan pribadinya. Akhirnya kemakmuran bersama secara tidak langsung juga akan tercipta setelah masing-masing individu menyadari bahwa mereka harus bijaksana dalam mengatur keuangan pribadi. Bentuk akumulasi jika masing-masing individu mulai sadar akan pentingnya pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan pribadi adalah terciptanya stabilitas ekonomi di tingkat Nasional.

Tidak ada kata terlambat dalam belajar cara mengatur keuangan pribadi

Begitu pentingnya pengetahuan dan ketrampilan mengenai pengelolaan keuangan pribadi, maka sudah selayaknyalah sedari dini pengenalan dan pembelajaran terhadapnya sebaiknya dimulai. Seperti halnya juga Robert T. Kiyosaki dalam bukunya Rich Dad Poor Dad juga menggunakan tokoh anak-anak dalam menjelaskan mengenai cara-cara menuju kebebasan finansial. Apakah kemudian jika kita baru menyadari pentingnya pemahaman mengenai keuangan pribadi saat usia kita seperti saat ini termasuk terlambat? Tidak ada kata terlambat, maka segeralah mulai saat ini juga untuk memulai menelaah dan juga jangan lupa untuk langsung menerapkannya sedikit demi sedikit dalam keseharian proses-proses yang berkaitan dengan dinamika keuangan pribadi kita.

Harapannya adalah ketika pengaturan keuangan pribadi ini sudah berjalan optimal, maka tidak ada lagi ditemui kejadian-kejadian seperti yang telah diuraikan di awal-awal tulisan ini. Belajar cara mengatur keuangan pribadi akan bermanfaat salah satunya adalah supaya kita tidak lagi stress tertekan dan pusing-pusing akibat kehabisan uang, tidak bisa memenuhi kebutuhan yang mendesak yang mendadak, atau ditagih akibat hutang yang jatuh tempo. Bahkan dengan mengelola keuangan pribadi maka kita bisa merencanakan masa depan kita dan keluarga kita menjadi lebih baik dan lebih sejahtera.