Bukan Hanya Sekedar Cara Hidup Hemat! Inilah 7 Alasan Mengapa Sobat Perlu Menanam Makanan Sendiri

Memang benar artikel ini tidak hanya sekedar mengungkap menanam makanan sendiri sebagai cara hidup hemat, tetapi akan mengungkapkan alasan-alasan lain yang mungkin anda belum ketahui sebelumnya. Topik menanam tanaman untuk makan sobat sendiri ini mungkin topik yang dirasa aneh tapi menarik. Karena memang topik ini merupakan bukan topik mainstream yang sedang menjadi tren di kalangan pemuda dan pemudi. Tapi tak ada salahnya juga sobat sekalian menyempatkan waktu sebentar saja untuk membaca kelanjutan dari tulisan ini yang tidak hanya akan mengungkap menanam makanan sendiri sebagai cara hidup hemat. Berikut ini adalah alasan-alasan mengapa sobat akan tiba-tiba menjadi ganteng dan cantik secara super cepat ketika menanam makanan sendiri:

1. Lebih sehat (memilih bukan GMO dan tidak memakai pestisida)

Menanam sendiri tanaman untuk makanan sobat bukan hanya berarti sebagai cara hidup hemat namun bisa berarti akan memberikan sobat banyak pilihan untuk mengontrol dan menjadikan makanan sobat lebih sehat dan terbebas dari hal-hal kontroversial yang berkaitan dengan ancaman pada kesehatan. Sobat akan memiliki pilihan dan sangat bisa memastikan untuk menanam tanaman bahan makanan sobat dari benih yang tidak mengandung GMO (Genetically Modified Organism) yang masih menuai pro dan kontra. Sobat juga memiliki pilihan dan sangat bisa memastikan bahwa dalam proses produksi makanan sobat tidak menggunakan pestisida yang penggunaannya juga menuai pro dan kontra. Seperti yang diungkapkan di atas tadi, sobat memiliki pilihan yang lebih luas ketika menanam tanaman untuk makanan sobat sendiri. Hal ini berarti sobat juga memiliki pilihan untuk menanam tanaman GMO dan menggunakan pestisida bila memang sobat tidak mempermasalahkannya.

hemat pangkal kaya,  cara hidup hemat,  pengertian hemat,  tips hidup hemat,  dalil tentang hemat,  definisi hemat,  hemat listrik

2. Perlawanan (korporasi multinasional, benih non GMO, dll.)

Masih berhubungan dengan poin nomer satu di atas, bila sobat termasuk yang tidak setuju dengan tanaman GMO, maka aksi sobat menanam tanaman untuk makanan sobat sendiri merupakan suatu bentuk perlawanan. Penggunaan tanaman GMO dan pestisida secara umum dipromosikan oleh perusahaan-perusahaan multinasional yang mempunyai modal besar. Think global act local, perlawanan bisa dimulai dengan dari yang terkecil dan sederhana, sobat bisa memulai dengan tidak menanam makanan dari benih yang mengandung GMO dan memasak makanan sobat dari dari bahan makanan yang mengandung GMO.

3. Melatih kesabaran

Secara umum, kecenderungan pada era saat ini adalah munculnya keinginan pada kebanyakan orang untuk mendapatkan sesuatu secara cepat jadi (instant). Menanam sendiri tanaman untuk makanan sobat berarti akan memberikan latihan kesabaran. Sobat akan belajar menghargai proses. Seseorang yang bisa menghargai proses maka akan bisa membuat orang tersebut menjadi lebih bijaksana. Sobat akan mengalami mulai dari memilih biji, menyiapkan media tanam, merawat tanaman dan menghindarkannya dari serangan hama penyakit. Semua perlakuan itu tadi memerlukan kesabaran. Kesabaran ini akan terbayarkan ketika sobat memasuki fase panen. Sobat akan mendapatkan dan memetik hasil jerih payah usaha perawatan tanaman sobat. Berarti benar bukan, bahwa menanam makanan sendiri itu bukan hanya sebagai cara hidup hemat.

4. Memberikan efek rekreatif

Seperti yang sudah dibahas pada artikel lain di idehidup.com yang berjudul Optimalisasi Kesehatan Psikis dan Fisik Melalui Aktivitas Merawat Tumbuhan dan Cara Meningkatkan Produktivas Kerja dengan Tumbuhan Hias yaitu bahwa menanam tumbuhan memberikan efek rekreatif. Dengan menanam makanan sendiri maka sobat akan lebih bisa berbahagia. Sobat akan merasakan efek nikmat ketika sobat merawat tanaman sobat. Sobat akan merasakan sensasi bahagia ketika melihat pertumbuhan dan perkembangan tanaman sobat. Dengan adanya efek sensasi bahagia dan nikmat ini maka sobat akan terbebaskan dari stres tertekan dan depresi. Dan pada akhirnya akan menyehatkan jiwa sobat sekalian. Jiwa yang sehat adalah merupakan modal dasar yang sangat mendukung kesehatan badan. Karena jiwa dan badan memiliki hubungan yang sangat erat. Apakah sobat masih berfikir bahwa menanam makanan sendiri merupakan hanya melulu sebagai cara hidup hemat?

5. Berdampak sosial (saling bertukar produk tanaman, bertukar benih dan diskusi perawatan tanaman)

Menanam sendiri tanaman untuk makanan akan memberikan dampak sosial yang baik. Ketika sobat masih sendirian dalam menanam maka secara perlahan-lahan akan memberikan pengaruh pada orang lain di sekitar sobat untuk tertarik dan ikut juga menanam tanaman untuk makanan sendiri. Hal ini akan membuat mereka juga akan perlahan-lahan menjadikan mereka ikut menanam tanaman untuk makanan sendiri. Efek selanjutnya yang terjadi adalah akan adanya interaksi antara sobat dengan mereka dan mereka dengan orang lainnya. Interaksi ini bisa berupa diskusi bertukar pengalaman tentang tips dan trik mananam tanaman tertentu. Juga bisa berlanjut ke saling bertukar benih tanaman. Dan yang paling menarik adalah bisa saling barter atau bertukar hasil panen. Tuh kan, dari tadi juga udah dibilangin bahwa menanam makanan sendiri bukan hanya sebagai cara hidup hemat lho ya.

6. Meningkatkan perekonomian lokal

Nah bila sudah terjadi kondisi seperti pada poin 5 di atas maka akan menciptakan terdorongnya peningkatan pada taraf perekonomian lokal di sekitar tempat hidup sobat sekalian. Dengan demikian akan terjadi gerakan peningkatan kesejahteraan secara bersama-sama. Bila hal-hal seperti ini terakumulasi secara besar maka akan menjadikan kestabilan perekonomian. Dan pada akhirnya akan menjadikan kebal dari serangan krisis ekonomi secara global. Dengan demikian berarti menanam makanan sendiri memberikan dampak sosial ekonomi secara lokal dan bukan hanya sekedar sebagai cara hidup hemat saja.

7. Menambah pemasukan uang (income)

Tentu saja sobat juga bisa menjual hasil tanaman sobat bila terjadi kelebihan yang tidak mungkin sobat konsumsi semuanya. Dengan demikian akan memberikan tambahan pemasukan keuangan bagi sobat sekalian. Atau minimal akan menekan pengeluaran belanja sobat untuk membeli bahan makanan. Nah kalau ini memang menanam makanan sendiri masih ada hubungannya dengan cara hidup hemat.

Bagaimana sobat sekalian, masih gak percaya dengan alasan-alasan yang disampaikan di atas. Nah ini berarti waktunya sobat untuk mencobanya untuk membuktikan kebenaran dari tulisan ini. Karena terkadang memang bila tidak dibuktikan sendiri maka akan menjadi susah untuk percaya.

Terus bagaimana harus memulainya? Sobat bisa memanfaatkan apa yang ada di sekitar sobat. Bila di sekitar rumah sobat masih ada lahan atau halaman kosong maka tanamilah dengan tanaman-tanaman yang bisa dimakan. Sobat berada di perumahan yang berhalaman sempit atau bahkan tidak berhalaman sama sekali atau tinggal di apartemen, maka sobat bisa memulai dengan menanam pada pot-pot atau kontainer. Dan tentu saja sobat tidak hanya menanamnya, tapi sobat juga perlu merawatnya. Sobat perlu menyiraminya dan memperhatikan pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan tanaman sobat.

Minimal sekali dengan membaca artikel ini maka akan sedikit memberikan pengetahuan kepada sobat idehidup.com mengenai sekilas isu ketahanan pangan. Dan kalaupun sobat tersesat setelah membaca tulisan ini, maka dijamin sobat akan tersesat ke jalan yang benar. Ok sobat, selamat beraktivitas dan semoga sobat selalu diberikan inspirasi dalam proses-proses pencapaian puncak-puncak kesuksesan sobat sekalian. Salam hangat dari idehidup.com untuk sobat.