Cara Membuat Barang-barang di Rumah Menjadi Uang

Selamat datang di idehidup.com. Terkadang dalam hidup, kita mengalami masa-masa darurat. Keadaan darurat ini bisa terjadi pada kondisi keuangan. Ketrampilan untuk bisa bertahan dalam situasi sulit ini harus dimiliki supaya bisa melalui kondisi yang tidak diinginkan ini. Semakin banyak ketrampilan dan pengalaman dalam menghadapi situasi sulit maka semakin tangguhlah dalam menghadapi tantangan-tangan hidup seberat apapun. Berikut ini adalah cara bagaimana memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah untuk dijadikan uang:

Menjual buku-buku bekas, koran bekas, dan kertas-kertas bekas

Buku-buku bekas yang sudah tidak pernah dibaca dan kemungkinan kecil kita akan membacanya lagi maka bisa kita jual di toko buku bekas sehingga harganya bisa lebih mahal daripada koran bekas dan kertas-kertas bekas yang biasanya dihargai perkilogram.

Menjual sepatu dan sandal bekas yang sudah tidak pernah dipakai

Koleksi sepatu dan sandal yang sudah jarang dipakai bisa kita jadikan uang dengan menjualnya di toko loak atau pasar loak.

Menjual pakain yang sudah tidak pernah dipakai

Barang lain yang bisa kita jadikan uang adalah pakaian-pakaian yang sudah jarang dikapai. Namun tentu saja pastikan pakaian tersebut masih bagus, bisa jadi karena ketika kita membelinya ternyata kekecilan, kebesaran, atau kita kurang nyaman dengan pakain tersebut. Sehingga pakaian-pakaian tersebut masih terlihat bagus.

Menjual sampah-sampah yang masih bisa dijual

Himbauan untuk jangan membuang sampah sembarangan memang benar adanya. Sampah-sampah tersebut ternyata masih bisa kita manfaatkan, salah satunya adalah bisa kita jual. Tentunya bukan sembarang sampah lho ya. Yang masih bisa kita jual lagi diantaranya adalah botol-botol bekas air mineral dan yang sejenisnya baik yang dari plastik maupun yang dari kaca (botol bekas jus, botol minuman ringan bersoda, botol sirup, dan lain-lain), besi-besi bekas (meja kursi dari besi yang sudah rusak, dan lain-lain). Bila kita ingin tahu barang-barang bekas (sampah) apalagi yang bisa kita jual, perhatikan benda-benda apa saja yang diambil oleh pemulung maka benda-benda tersebut masih bisa dijual. Setelah kita mengumpulkan barang-barang tersebut dari rumah, yang perlu kita harus tahu adalah tempat dimana kita bisa menjualnya. Kita bisa mencari sendiri tempat tersebut, cara yang paling gampang adalah kembali mengamati para pemulung dimana mereka menjual hasil kerja mereka, maka kita bisa menjual juga di tempat tersebut.

Menyewakan mobil pribadi

Jika mobil kita lebih banyak berada di dalam garasi dan jarang kita pakai, mungkin kita perlu memikirkan bagaimana supaya mobil tersebut bisa ikut menyumbangkan pemasukan keuganan kita. Salah satunya adalah dengan menyewakan mobil tersebut. Tentu saja kita harus berfikir beberapa kali untuk berusaha mempercayakan mobil tersebut ke supir-supir tertentu saja. Hal ini karena setiap sopir mempunyai gaya menyetir yang berbeda-beda. Pilihlah sopir yang kita cocok dengannya, sehingga anda yakin bahwa mobil kita akan aman bersamanya. Yang perlu diperhatikan lagi adalah jika mobil tersebut anda ansuransikan, maka pastikan bahwa penyewaan mobil ke orang lain masih tercakup dalam klaim ansuransi.

Terimakasih sudah berkunjung ke idehidup.com, semoga kita tetap produktif dan tetap bersemangat…