Cara Mendapatkan Modal Usaha Gratis Ala Penjual Bakso

Halo sobat idehidup.com, apakah sobat sedang butuh pinjaman modal? apakah sobat menginginkan modal usaha gratis? apakah sobat sedang ingin mencari pinjaman modal usaha online? atau sobat sedang berburu pinjaman modal usaha dari pemerintah? Ada baiknya sobat luangkan waktu dan jangan berhenti membaca tulisan ini sampai paragraf terakhir, karena sobat akan menemukan apa yang sedang sobat cari saat ini.

Suatu saat penulis melakukan perjalanan dan perut terasa lapar, kemudian penulis berhenti di penjual bakso pinggir jalan raya. Lokasi penjual bakso tersebut secara perhitungan bisnis cukup strategis, terletak di perempatan jalan raya. Apabila orang-orang dengan kendaraannya melewati perempatan tersebut maka pasti akan dengan mudah melihat rombong bakso tempat penjual bakso tersebut. Selain itu juga masih terdapat spanduk besar bertuliskan trade mark nama baksonya.

Saat itu pengunjung kebetulan sedang sepi, sambil makan bakso dan sesekali menyeruput teh botol dingin, penulis ngobrol kesana-kemari dengan penjual bakso tersebut. Hingga sampai pada obrolan mengenai tradisi di keluarganya saat mulai dari bayi lahir maka orang tuanya sudah mulai menabung lima ribu rupiah secara rutin tiap hari. Cara menabungnya cukup sederhana dengan memasukkan satu lembar uang lima ribu rupiah ke dalam kaleng setiap hari. Apabila anaknya lebih dari satu maka disiapkan juga kaleng senjumlah anak dan masing-masing kaleng tersebut juga diisi uang lima ribu rupiah setiap harinya.

pinjaman modal usaha online, modal usaha gratis, pinjaman modal usaha secara online, pinjaman modal usaha dari pemerintah, pinjaman modal usaha kecil, pinjaman modal usaha syariah, pinjaman modal usaha bank bri, butuh pinjaman modal, modal usaha, modal koperasi, modal usaha laundry, modal usaha angkringan, modal angkringan, modal ayam petelur, modal awal usaha chrome, modal awal usaha cilok, modal bisnis, modal buka konter, modal buka warung kopi, modal buka laundry, modal budidaya jamur tiram, modal buka bengkel motor, modal buka toko sembako, modal buka warnet, modal budidaya ikan lele, modal buka toko baju, modal coffee shop, modal cafe minimalis, modal cepat, modal cafe kecil, modal cilok, modal cuci mobil hidrolik, modal dengkul, modal dikit untung banyak, modal dalam kewirausahaan, modal es buah, modal es campur, modal es cincau, modal grosir sembako, model gamis, modal gerobak kopi, modal gas elpiji 3 kg, modal gerobak, modal grosir beras, modal halal, modal hibah untuk usaha, modal investasi, modal investasi awal, modal investasi dan modal kerja, modal jualan sempol, modal jual pulsa, modal jualan bakso, modal jualan sosis bakar, modal jualan seblak, modal jualan jus, modal jangka panjang, modal jualan gorengan, modal jangka pendek, modal jual mie ayam, modal jualan sate, modal jualan kopi keliling, modal jualan sayur keliling, modal jualan baju, modal jualan cilok, modal jualan pentol, modal kecil, modal laundry, modal lapangan futsal, modal laundry sepatu, modal lele, modal membuat cafe, modal membuat lapangan futsal, modal menikah, modal membuat rumah, modal nikah 3 juta, modal nekat, modal nyata, modal nasi goreng, modal nikah sederhana, modal nasi kuning, modal nugget pisang, modal nikah di kua

Pertanyaan selanjutnya bagaimana apabila kaleng tempat menabung uang tersebut sudah penuh? Penjual bakso tersebut mengatakan bahwa bila kaleng tersebut sudah penuh dengan uang dan tidak bisa dimasuki uang lagi maka lembaran-lembaran uang tersebut dibawa ke bank dan ditabungkan. Dia bercerita bahwa petugas sempat terheran-heran dan kaget saat dia membawa lembaran-lembaran uangnya ke bank. Seluruh lembaran-lembaran uang yang ada di dalam kaleng tersebut ditabungkan di bank atas nama masing-masing anak yang dimiliki. Selanjutnya kaleng tersebut diisi kembali setiap hari dengan lembaran-lembaran uang sampai penuh lagi dan dibawa untuk disetorkan ke bank lagi untuk disimpan di rekening.

Kemudian sampai kapan proses memasukkan selembar demi selembar uang lima ribu rupiah ke dalam masing-masing kaleng sejumlah anak yang dimiliki tersebut? Menurut penjual bakso tersebut proses menabung dengan cara tersebut dilakukan sampai anak menikah. Jadi sesaat setelah anak melakukan akad nikah maka uang tersebut diberikan kepada anak tersebut.

Harapannya adalah uang tersebut bisa dijadikan bekal si anak untuk mengarungi hidup barunya. Uang tersebut bisa digunakan apapun untuk si anak tersebut, namun lebih diutamakan uang tersebut dipakai untuk modal memulai usaha sehingga si anak bisa mandiri berdiri di atas kakinya sendiri. Dengan demikian mereka akan mendapatkan modal usaha gratis bagi anak-anaknya tanpa bergantung terhadap pinjaman modal usaha dari pemerintah.

Penulis sempat bertanya ke penjual bakso tersebut apakah pernah tergoda untuk menggunakan uang tersebut untuk keperluan lainnya? Penjual bakso mengatakan bahwa sangat sering tergoda untuk menggunakan uang tersebut saat terdesak membutuhkan kucuran dana segar. Namun bila mengingat betapa pentingnya uang tersebut kelak untuk anak mereka maka niat untuk menggunakan uang tersebut kembali diurungkan.

Secara umum penulis menarik kesimpulan bahwa cara mengumpulkan atau menabung untuk mandapatkan modal usaha gratis seperti ini memerlukan kedisiplinan tinggi. Setiap hari harus memasukkan lembaran uang ke masing-masing kaleng sejumlah anak yang dimiliki. Selain itu juga harus bersabar dan kuat menghadapi godaan untuk menggunakan uang yang sudah terkumpul. Semua ini demi masa depan anak-anak yang dimiliki.

Cara mengumpulkan uang atau menabung seperti ini juga pernah dibahas pada tulisan idehidup.com sebelumnya yang berjudul Menyiapkan Dana Tabungan Pendidikan Tanpa Asuransi Pendidikan Anak Ala Kondektur Bus. Ada kesamaan antara cara kedua orang yaitu kondektur bus dan penjual bakso yang sempat ditemui oleh penulis. Keduanya menggunakan kaleng sebagai tempat untuk mengumpulkan lembar demi lembar uang. Keduanya juga memerlukan kedisiplinan tinggi dalam pelaksanaannya mengingat setiap hari harus memasukkan uang ke dalam keleng. Keduanya juga memerlukan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi godaan untuk menggunakan uang yang sudah terkumpul, serta membutuhkan integritas yang tinggi. Berkaitan dengan integritas diri dalam menjalani kehidupan pernah dibahas pada artikel idehidup.com yang berjudul Integritas Diri Seorang Kondektur Bus.

Namun demikian toh buktinya kedua orang ini (kondektur bus dan penjual bakso) berhasil melakukan pengumpulan uang dengan menggunakan cara yang sama. Ini artinya semua orangpun bisa melakukan cara ini asalkan sarat-saratnya terpenuhi. Syaratnya yaitu mampu disiplin dalam melakukannya tiap hari serta tahan dan kuat godaan untuk tidak menggunakan uang yang sudah terkumpul.

Demikian catatan perjalanan penulis berkaitan dengan cara mendapatkan modal usaha gratis tanpa berharap misalnya pada pinjaman modal usaha dari pemerintah, tanpa berharap pinjaman modal usaha bank. Modal yang benar-benar mandiri tanpa bergantung kepada siapapun. Semoga sahabat idehidup.com bisa mendapatkan manfaat dari tulisan ini.

 

data-matched-content-rows-num="4,2" data-matched-content-columns-num="1,2" data-matched-content-ui-type="image_stacked"