11 Cara Menabung Anak Sekolah Pelajar

Idehidup.com – 11 Cara Menabung Anak Sekolah Pelajar – Tulisan idehidup.com kali ini akan mengulas tentang cara menabung dengan benar bagi pelajar.

Menabung sebagai salah satu metode manajemen keuangan pribadi (personal finance) perlu diketahui dan ditanamkan mulai sejak dini pada anak-anak.

Menabung sebagai pondasi dasar yang kokoh dalam manajemen keuangan pribadi nantinya seiring berjalannya usia dan tingkat pengetahuan pelajar akan bisa dikembangkan ke arah investasi dan pengelolaan keuangan lainnya.

Mengingat betapa pentingnya menabung ini maka sangat perlu sekali bagi pelajar untuk melaksanakannya.

Berkaitan dengan hal tersebut idehidup.com mencoba untuk mengulas berkaitan dengan cara-cara yang bisa dipakai dalam rangkang menabung.

Tentunya tulisan kali ini berusaha untuk lebih memfokuskan pada langkah-langkah yang bisa dijalankan oleh siswa-siswa Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Sekolah Menengah Atas maupun Kejuruan.

11 Cara Menabung Anak Sekolah Pelajar

Berikut ini cara-cara yang bisa dilakukan dalam rangka kegiatan menabung anak sekolah dan pelajar.

1. Menentukan Tujuan Menabung dan Target

Menabung yang benar adalah dengan memiliki tujuan yang jelas mau diapakan uang yang akan dikumpulkan itu.

Untuk pelajar mungkin tujuan menabung adalah untuk membantu ayah bunda membeli buku pelajaran, untuk membantu ayah bunda membayar SPP, untuk membeli HP (HandPhone), atau untuk biaya mengikuti karyawisata di akhir semester.

Apabila sudah jelas tujuannya untuk apa mengumpulkan uang dalam bentuk tabungan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan target jumlah uang yang dikumpulkan.

Target jumlah uang yang akan dikumpulkan ini nanti akan menentukan seberapa besar yang harus dikumpulkan perhari, perminggu, atau perbulan.

2. Menabung Secara Manual

Cara yang umum dan paling mudah dilakukan adalah dengan menabung secara manual dengan menggunakan alat penyimpan uang tabungan.

Paling umum dikenal adalah dengan cara menabung di celengan. Berbagai macam bentuk celengan ini banyak dijual di toko-toko.

Bahkan kita bisa menabung dengan minyimpan uang kita pada apapun itu seperti pada kaleng, toples, botol air mineral, galon air mineral, dan lain sebagainya.

Meskipun cara ini manual namun banyak orang yang menerapkannya.

3. Menabung di Guru Kelas atau Sekolah

Biasanya di jenjang Sekolah Dasar, guru kelas membantu melatih siswa-siswinya untuk menabung dengan menerima setoran uang tabungan.

Cara menabung untuk anak SD ini bisa membentuk mental menabung sejak usia dini.

Cara menabung uang jajan 10000 atau 5000 seperti ini biasanya tercatat pada buku tabungan kecil yang dipegang oleh siswa tersebut dan wali murid juga bisa mengetahui jumlah uang yang terkumpul.

Biasanya tabungan tersebut diambil saat akan menjelang hari raya, atau bisa juga pada kesempatan lain tergantung kesepakatan wali murid dengan guru sekolah.

Cara menabung untuk anak SMP biasanya dilakukan bersama dengan membayarkan SPP.

Biasanya tujuan menabung ini adalah untuk membantu menyiapkan pembayaran biaya karyawisata (study tour) pada akhir semester.

Dengan menabung jauh-jauh hari sebelum pelaksaan karyawisata maka tidak akan terlalu memberatkan biaya yang harus dibayarkan.

4. Menabung di Rekening Bank

Cara menabung untuk anak SMP dan cara menabung untuk anak SMA/SMK/MA bisa dilakukan dengan menabung di rekening Bank.

Dalam hal ini biasanya bank memiliki jenis program tabungan khusus untuk pelajar.

Menabung di bank tentunya akan memiliki banyak kelebihan jika dibanding dengan misalnya menabung secara manual di celengan, di toples, atau di kaleng biskuit.

Dengan menabungkan uang di bank maka akan mendapatkan catatan rapi lalu-lintas uang pada buku tabungan. Selain itu tentunya menabung di bank lebih menjamin keamanan uang yang disimpan.

5. Bekerja Paruh Waktu (part time)

Untuk mempercepat tercapainya target uang yang direncanakan akan dikumpulkan, maka diperlukan semacam percepatan-percepatan untuk mewujudkannya.

Ada banyak cara untuk melakukan percepatan-percepatan ini, misalnya adalah dengan bekerja paruh waktu.

Bila memungkinkan maka seorang siswa bisa menambah pemasukan uang dengan melakukan pekerjaan sampingan berupa kerja paruh waktu.

Jenis pekerjaan paruh waktu sampingan untuk siswa dan pelajar ini tentunya disesuaikan dengan kondisi siswa yang harus lebih memfokuskan diri pada belajar sebagai tugas utamanya.

Jangan sampai kerja paruh waktu yang dilakukan oleh seorang siswa pelajar itu mengganggu kondisi akademik yang merupakan kewajiban utama baginya.

6. Berbisnis Sampingan

Cara lain untuk menambah pemasukan uang untuk mempercepat tercapainya target menabung yang telah ditetapkan adalah dengan berbisnis sampingan.

Lagi-lagi bisnis yang dilakukan adalah berjudul bisnis sampingan, karena memang lagi-lagi kita semua harus sepakat bahwa tugas pokok seorang siswa pelajar adalah belajar.

Jadi bisnis yang dilakukan oleh pelajar siswa tersebut adalah yang tidak sampai mengganggu jalannya proses akademik yang dijalani olehnya.

7. Membawa Bekal Sendiri

Strategi selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan penghematan,sehingga uang yang dialokasikan untuk ditabung bisa semakin besar dan target jumlah uang yang akan dikumpulkan bisa semakin cepat diraih.

Membawa bekal sendiri dari rumah bisa dijadikan cara untuk melakukan penghematan.

Selain karena memang dengan membawa bekal makan dari rumah bisa lebih menjamin tingkat kesehatan makanan yang dikonsumsi.

Hal ini karena mulai dari bahan, proses pengolahan dan pengemasan makanan kita tahu semua dan tentu saja kita bisa mengontrolnya.

8. Membawa Air Minum Sendiri

Bisa dipastikan bahwa membawa air minum sendiri dari rumah akan teramat sangat lebih murah daripada bila dengan membawa air minum dalam kemasan.

Selain itu tentu saja membawa air minum dari rumah juga lebih ramah lingkungan karena bisa meminimalisir dan bahkan meniadakan sampah botol plastik dari air minum kemasan.

Dan tentu saja uangnya bisa ditabung untuk mempercepat tercapainya target uang yang terkumpul.

9. Rajin Mengunjungi Perpustakaan Sekolah

Apa hubungan antara rajin mengunjungi perpustakaan dengan menabung?

Hubungannya adalah apabila seorang siswa pelajar saat jam istirahat sekolah lebih sering berada di perpustakaan maka akan mengurangi kemungkinan siswa tersebut berada di kantin sekolah menghabiskan uang saku untuk jajan.

Jadi uang yang digunakan untuk jajan itu tadi bisa ditabung sehingga target jumlah uang tabungan bisa segera tercapai.

10. Ikut Kegiatan Ekstrakulikuler

Bergabung dan aktif di kegiatan ekstrakulikuler yang diadakan di sekolah juga bisa semakin mengoptimalkan performa dan kualitas seorang siswa pelajar.

Bila dihubungkan dengan kegiatan menabung, maka kegiatan ekstrakulikuler akan menghindarkan seorang pelajar untuk semacam nongkrong-nongkrong atau kongkow-kongkow tidak jelas yang justru akan menghamburkan uang secara percuma.

Oleh karena itulah maka uang bisa lebih terselematkan dengan ditabung.

11. Naik Sepeda Pancal ke Sekolah

Salah satu pos pengeluaran besar yang bisa diatur ulang adalah pos pengeluaran untuk transportasi. Bila masih memungkinkan dari rumah ke sekolah dengan misalnya naik sepeda pancal maka bisa dicoba untuk melakukannya.

Bila ternyata memungkinkan untuk dilakukan maka akan ada tambahan pos uang yang akan bisa ditabung untuk mencapai target uang tabungan yang telah ditetapkan.

Demikianlah telah dibahas secara panjang lebar berkaitan dengan cara-cara menabung yang bisa dilakukan oleh siswa pelajar.

Semoga tulisan ulasan idehidup.com ini bisa memberikan gambaran mengenai proses menabung bagi siswa.

Harapannya adalah uraian di atas bisa menjadi semacam pondasi atau dasar bagi pengetahuan siswa dan pelajar berkaitan dengan cara pengaturan keuangan pribadi (personal finance).

Semoga kita semua diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam mengelola keuangan pribadi (personal finance).

Salam hangat dari idehidup.com untuk anda pembaca setia, semoga sukses selalu untuk anda semua.

Check Also

8 Ciri Orang yang Gemar Membaca

Idehidup.com – 8 Ciri Orang yang Gemar Membaca – Seperti apakah ciri orang yang gemar …