15 Cara Menabung yang Menguntungkan

idehidup.com – 15 Cara Menabung yang Menguntungkan – Kali ini idehidup.com akan mengulas berkaitan tentang tips cara jitu menabung untuk kita semua.

Kegiatan menabung pada dasarnya adalah memiliki banyak manfaat.

Salah satu manfaat menabung adalah melatih kedisiplinan dalam menyisihkan sejumlah uang untuk disimpan dalam bentuk tabungan.

Kegiatan menabung juga bisa berperan dalam membentuk suatu sifat manusia penopang tercapainya kesuksesan di segala bidang kehidupan, yaitu sifat disiplin dan sabar.

Dalam hidup inipun terkadang kita dihadapkan pada keinginan terhadap sesuatu dengan membutuhkan biaya dengan jumlah yang cukup besar.

Keinginan tersebut bisa dicapai dengan salah satunya adalah melalui proses mengumpulan uang terlebih dahulu, aktivitas inilah yang disebut sebagai menabung.

Oleh karena itulah idehidup.com merasa perlu mengangkat topik tentang cara menabung.

Dengan demikian, harapan-harapan, cita-cita, keinginan, program, dan rencana kita semua akan menemukan jalan pencapaiannya.

Inilah mengapa menabung bisa menjadi kunci sukses bagi siapa saja yang ingin menggapai apapun yang dia inginkan.

15 Cara Menabung yang Menguntungkan

Berikut ini idehidup.com akan membahas berbagai macam seluk-beluk hal yang berkaitan dengan cara menabung yang sangat perlu kita ketahui bersama.

1. Menentukan Tujuan Menabung

Bagian penting yang termasuk dalam cara menabung adalah menentukan untuk apa uang yang akan terkumpul dari proses menabung yang akan dilakukan.

Menentukan tujuan dalam aktivitas menabung sangat penting dan sangat dianjurkan.

Manfaat menetukan tujuan dalam kegiatan menabung uang diantaranya adalah supaya bersemangat dalam proses mengumpulkan rupiah demi rupiah dalam bentuk tabungan.

Selain itu dengan adanya tujuan yang jelas mau diapakan uang yang akan terkumpul itu nanti maka akan membuat menjadi lebih fokus dalam proses menabung.

Ibarat akan melakukan perjalanan, bila kita sudah menentukan tujuan maka arah langkah kita akan terarah menuju ke suatu tempat.

Tujuan menabung ini bisa jadi untuk dana pensiun, untuk membeli suatu barang tertentu misalnya menabung untuk membeli mobil, menabung untuk membeli rumah.

Bisa juga menabung untuk naik haji, menabung untuk pergi rekreasi yang memerlukan biaya agak besar.

Selain itu mungkin juga menabung untuk persiapan nikah, untuk biaya sekolah anak, untuk biaya kuliah anak, untuk dana cadangan, dan lain sebagainya.

Atau bahkan boleh juga tujuan menabung agar cepat kaya. Jadi harus jelas tujuan kegunaan uang yang nantinya akan terkumpul.

2. Menentukan Target Pencapaian

Setelah menentukan tujuan penggunaan uang yang akan dikumpulkan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan berapa jumlah target pencapaian uang yang akan dikumpulkan.

Manfaat menentukan target pencapaian sejumlah uang yang ditabung ini adalah sebagai patokan ukuran sejauh mana proses menabung berlangsung.

Bila tidak ada target pencapaian maka menabung seperti tidak ada selesai-selesainya, padahal bagian-bagian dari rencana kehidupan yang memerlukan sejumlah uang tertentu pasti akan selalu ada.

Oleh karena itu dengan menentukan target jumlah uang tabungan maka akan diketahui kira-kira sampai kapan harus menyisihkan uang dengan tujuan tertentu tersebut, bila tujuan tersebut sudah tercapai maka ganti menyisihkan uang untuk hal yang lainnya.

Sehingga satu persatu tujuan yang membutuhkan dana dari proses menabung tersebut akan tercapai.

Menentukan target pencapaian juga berarti kita akan bisa menentukan kira-kira kapan target tersebut tercapai.

Misalnya adalah kita ingin menabung uang untuk membeli laptop seharga 4 juta rupiah.

Maka bila kita menabungkan uang sejumlah satu juta rupiah setiap bulan, berarti kita memerlukan empat bulan untuk mencapai target pencapaian jumlah tabungan.

Bila kita menabungkan uang sejumlah lima ratus ribu rupiah setiap bulan, maka kita akan mencapai target pencapaian jumlah uang tabungan setelah 8 bulan.

Bila sudah seperti ini maka berapapun target yang ditetapkan akan terlihat lebih realistis dan memungkinkan untuk dicapai.

3. Meninjau Kondisi Keuangan

Sebelum melakukan kegiatan menabung, maka kita sangat perlu juga meninjau kondisi keuangan terutama arus uang kas (cash flow).

Apabila seseorang sudah terbiasa membuat laporan keuangan bulanan maka akan tercatat pemasukan-pemasukan uang dan pengeluaran-pengeluaran uang secara jelas.

Proses meninjau kondisi keuangan pribadi bisa menggunakan data-data dari proses pencatatan keuangan bulanan ini.

Coba perhatikan arus uang masuk dan uang keluar, kira-kira masih memungkinkan atau tidak untuk menabung.

Selain itu juga coba perhatikan pos-pos pengeluaran yang bisa jadi masih bisa ditekan sehingga memungkinkan dilakukan penyisihan uang untuk proses menabung.

Perlu juga dilakukan diversifikasi arus pemasukan uang. Berkaitan dengan hal ini akan dibahas secara lebih spesifik pada poin-poin berikutnya.

Inilah manfaat dilakukannya peninjauan ulang kondisi arus keluar masuk uang, yaitu sebagai sarana untuk menyusun strategi dalam proses kegiatan menabung.

4. Memasukkan Anggaran Menabung dalam Anggaran Keuangan Bulanan

Sebagai bentuk dari komitmen untuk menyisihkan sebagian dana untuk ditabung maka kita bisa memasukkan anggaran menabung di dalam anggaran keuangan bulanan.

Jadi seberapa bagian dari pemasukan uang sudah diprogram untuk dimasukkan tabungan.

Tentunya semua ini setelah dilakukan penyesuaian-penyesuaian dengan anggaran-anggaran bulanan lainnya.

Selain itu bila kita memutuskan untuk mencari pemasukan tambahan misalnya dengan menambah jam kerja atau menambah pekerjaan sampingan lainnya atau melakukan bisnis sampingan, maka pemasukan uang dari semua itu juga bisa kita putuskan apakah semuanya kita tabung atau hanya sebagiannya saja.

Namun mengingat untuk jenis-jenis tabungan insidental supaya segera tercapai target jumlah uang yang dikumpulkan maka lebih baik penghasilan sampingan itu tadi dimasukkan semuanya dalam tabungan.

5. Membuka Rekening Khusus untuk Menabung

Tujuan dari membuka rekening khusus untuk menabung ini adalah sebagai sarana untuk memfokuskan tujuan pengumpulan uang tabungan dan menghindarkan dari godaan memakai simpanan tabungan untuk tujuan lain selain yang telah ditetapkan.

Jadi satu rekening untuk menyimpan uang untuk satu tujuan besar dalam menabung adalah supaya kumpulan uang simpanan tersebut tidak terganggu dengan lalu-lintas aliran uang lainnya dalam penggunaan sehari-hari.

Selain itu rekening khusus untuk menabung ini juga akan lebih memudahkan dalam melacak dan mengawasi uang tabungan.

Pertanyaannya adalah apabila seseorang memiliki lebih dari satu tabungan dengan rencana tujuan penggunaan yang berbeda-beda bagaimana?

alangkah lebih baiknya bila masing-masing tabungan dengan tujuan yang berbeda-beda itu tadi juga dipisah kedalam masing-masing rekening yang berbeda.

Dengan begitu maka akan lebih memudahkan dalam proses pemantauan jalannya perkembangan proses terkumpulnya uang yang disimpan dalam bentuk tabungan-tabungan tersendiri yang juga berarti bisa berupa rekening-rekening yang terpisah.

6. Menabung dengan Di-setting Otomatis Antar Rekening

Salah satu cara untuk menghindari lupa menabung adalah dengan men-setting otomatis transfer bulanan dari rekening pemasukan utama (misalnya rekening yang digunakan untuk menerima transfer gaji bulanan) ke rekening khusus tabungan.

Saat ini fitur transfer otomatis yang bisa di-setting bulanan ini banyak tersedia pada rekening-rekening berbagai macam bank.

Biasanya setting-an untuk menstransfer otomatis ini bisa dilakukan di menu internet banking pada masing-masing rekening.

Jadi kita bisa men-setting otomatis transfer ke reking tabungan setiap tanggal tertentu yang itu bisa sehari atau dua hari tanggal terima transfer gaji bulanan.

Bila sudah seperti ini maka tidak ada alasan lagi untuk lupa atau malas menabung, karena proses menabungnya sudah terotomatisasi.

Berapa jumlah uang yang ditransfer ke rekening tabungan?

maka besarnya yang ditransfer ke rekening tabungan ini bisa ditentukan setelah melakukan tahap dua poin yang telah dibahas sebelumnya yaitu peninjauan kondisi keuangan bulanan dan seperti yang telah ditetapkan dalam anggaran keuangan bulanan.

7. Menabung Secara Manual

Pada dasarnya proses menabung itu bisa dilakukan dengan berbagai macam jenis cara. Pada intinya seseorang bisa memilih dari sekian cara itu tadi yang nyaman dan dirasa cocok bagi dirinya.

Hal ini karena apapun caranya yang penting target jumlah uang tabungan bisa segera tercapai.

Jadi tidak masalah apabila seseorang menabung secara manual dengan memasukkan lembar demi lembar uang ke dalam suatu wadah “celengan”, karena bisa jadi seseorang lebih nyaman dan enjoy mengumpulkan dan menabung dengan cara seperti itu.

Pada akhirnya nanti akhirnya juga akan sama jumlah uang yang diskumpulkan. Hanya saja memang dari segi keamanan menabung secara manual ini lebih rentan.

Misalnyanya lebih rentan terhadap pencurian atau mungkin juga rentan terhadap kerusakan atau kehilangan uang akibat bencana alam.

Oleh karena itu pastikan tempat penyimpanan uang aman dari aktivitas pencurian dan juga aman dari resiko kerusakan akibat bencana alam semisal banjir, tsunami, letusan gunung berapi, gempa bumi, tanah longsor dan lain sebagainya.

Namun apakah menabung di rekening suatu banik juga aman? faktanya memang ada resiko kehilangan uang di bank misalnya akbibat bangkrutnya bank tersebut atau misalkan terjadi “pembobolan” rekening bank oleh peretas.

8. Jangan Remehkan Keping Uang Recehan

Seberapapun nilainya jangna pernah meremehkan nilau suatu uang. Uang satu jutapun tidak akan bernilai satu juta rupiah bila masih kurang satu keping seratus rupiah.

Setelah meahami arti penting penghargaan terhadap berapapun nilai suatu mata uang maka akita aplikasikan misalnya bila mendapatkan uang kembalian berupa recehan maka siapkan wadah khusus untuk menampung kepingan demi kepingan uang recehan tersebut.

Bila mungkin kita ingin menyimpan uang tersebut ke dalam bentuk rekening bank dan dirasa berat untuk embawanya ke bank maka tukarkan terlebih dahulu ke toko swalayan (retail) dekat rumah karena biasanya mereka senang ditukari uang recehan karena mereke memerlukannya untuk uang kembalian.

Bahkan penulis sempat menemui foto viral di media sosial tentang seseorang yang mengumpulkan keping demi keping uang recehan hingga terkumpul satu galon air penuh, luar biasa sekali kan.

9. Menjual Barang Yang Kurang Dipakai

Pernahkah anda merasa rumah anda mulai terasa penuh sesak dan terasa kewalahan untuk mengaturnya, maka bisa jadi saat itulah waktunya untuk mulai menyeleksi barang-barang yang masih layak pakai dan sekiranya masih laku dijual.

Jangan ragu lagi, segeralah jual barang-barang tersebut dan uang hasil penjualannya bisa dimasukkan ke dalam tabungan.

Apabila seperti ini maka bisa menjadi cara untuk mempercepat terkumpulnya target jumlah uang yang telah ditetapkan.

Dengan adanya hal seperti ini maka ada dua manfaat yang diperoleh, yang pertama adalah tempat tinggal menjadi tertata rapi dan terhindar dari kondisi berantakan.

Manfaat yang kedua adalah mempercepat segera tercapainya target terkumpulnya jumlah uang tabungan. Jadi inilah salah satu cara menabung agar cepat terkumpul.

10. Menentukan Sumber Uang Yang Akan Ditabung

Langkah lainnya yang perlu ditentukan adalah menentukan sumber pemasukan mana yang akan ditabung.

Hal ini bisa dilakukan terutama apabila seseorang memiliki beberapa sumber pemasukan uang. Misalnya orang tersebut miliki tigas jenis sumber pemasukan uang.

Pemasukan uang pertama adalah gaji bulanan dari tempat dia bekerja, pemasukan kedua dari bisnis sampingan yang dia lakukan, dan pemasukan ketiga dari sumber penghasilan uang sewa kos-kosan yang dia miliki.

Nah bisa jadi dari sisi ini mungkin bisa diatur sedemikian rupa misalnya uang gaji dipakai seluruhnya untuk membiayai kebutuhan kehidupan selama satu bulan, sedangkan penghasilkan dari bisnis sampingan dan penghasilnan dari uang sewa kos-kosan semuanya ditabung.

Jadi intinya adalah pengaturan pembagian dari sekian jenis penghasilan-penghasilan sebagai sumber pemasukan uang mana yang akan digunakan untuk konsumsi bulanan dan mana yang akan ditabung.

11. Menambah Waktu Untuk Kerja Tambahan

Bila dirasa perlu maka bisa melakukan kerja tambahan sebagai tambahan pemasukan untuk ditabung.

Prinsip dasarnya adalah dengan memperbanyak sumber pemasukan uang sehingga akan memperbanyak pula jumlah uang yang ditabung sehingga akan semakin cepat pula tercapinya target jumlah uang tabungan.

Menambah pemasukan uang untuk ditabung dengan menambah jam kerja ini teruama apabila tujuan penggunaan uang tabungan yang akan terkumpul adalah sangat mendesak (urgent).

Apabila masih memungkinkan maka menambah jam kerja ini perlu dipertimbangkan secara masak-masak.

Hal ini karena menambah jam kerja tambahan berarti menambah beban pada tubuh yang itu artinya dapat mengancam kesehatan tubuh.

Apabila dirasa dengan menambah jam kerja akan mengancam kesehatan tubuh maka sebagiknya jangan melakukannya.

Karena pada dasarnya menjaga kesehatan tubuh lebih penting dari pada hanya sekadar uang dan uang.

12. Melakukan Bisnis Sampingan

Cara lain menambah pemasukan uang untuk ditabung adalah dengan melakukan menjalankan bisnis sampingan.

Skenario ini bisa dilakukan bila dirasa misalya apabila menambah waktu untuk bekerja dirasa memberatkan.

Hal ini bukan berarti kemudian menjalankan bisnis sampingan itu lebih ringan dari pada menambah kerja tambahan.

Namun bisa jadi lebih ke arah kenyamanan dalam pelaksanaannya yang artinya sangat subyektif tergantung masing-masing orang.

Jadi bila lebih nyaman melakukan bisnis sampingan maka dijalankan saja. Masing-masing orang bebas memilih untuk melakukan yang mana saja menurut selera masing-masing.

13. Meminimalisir atau Menghilangkan Pengeluaran Tertentu

Usaha untuk menambah uang yang ditabung bisa juga dengan menekan atau bahkan meniadakan atau menghapus pos-pos pengeluaran bulanan yang dirasa kurang penting.

Misalnya berhenti berlangganan TV kabel (TV berbayar), berhenti dari anggota gym (fitness), sebagai penggantinya bisa menonton TV saluran gratis (parabola, gelombang UHF, dll.) dan berolah raga secara mandiri di rumah dengan peralatan buatan sendiri atau gerakan tertentu yang tanpa memerlukan alat.

Sehingga alokasi dana bulanan yang biasanya dikeluarkan untuk hal-hal itu tadi bisa diubah dan diarahkan untuk ditabung.

14. Menabung Diberupakan Emas

Ada dua manfaat yang kemungkinan bisa didapatkan dengan menabung diberupakan emas.

Manfaat yang pertama adalah dengan menabung diberupakan emas maka akan lebih menguatkan untuk tidak tergoda membelanjakan uang tabungan.

Apabila tabungan berupa emas maka akan timbul rasa sayang untuk membelanjakan tabungan secara sembarangan.

Selain itu proses untuk menjadikan emas supaya bisa dibelanjakan itu harus dengan menjualnya terlebih dahulu juga, hal ini akan membuat berpikir berkali-kali bila harus menggunakan tabungan untuk dibelanjakan.

Manfaat berikutnya apabila proses penyimpanannya agak lama maisalnya lebih dari dua tahun maka menabung berupa emas akan menjadi bernilai investasi.

Hal tersebut karena selama kurun waktu tersebut nilai emas mengalami kenaikan bila ditukar (dijual) dengan nilai mata uang.

Oleh karena itu apabila penyimpanan tabungan dengan target penggunaannya masih lama misalnya lebih dari dua tahun yang akan datang maka lebih baik tabungan tersebut diberupakan emas sehingga nilainya tidak mengalami penurunan akibat adanya inflasi dan bahkan nilainya bisa jadi akan malah bertambah.

Namun yang perlu diingat berkaitan dengan kepemilikan emas bagi yang muslim yaitu jangan lupa mengeluarkan zakat bila syarat dan ketentuannya sudah berlaku.

Dalam hal ini menabung berupa emasnya adalah berupa emas koin dan atau emas batangan.

Bagaimana cara menabung koin emas dan cara menabung emas batangan?

Bila adanya dana hanya cukup untuk membeli emas koin maka bisa segera dibelikan emas koin sehingga tidak harus berupa emas batangan yang tentunya harga belinya lebih mahal.

Sehingga dari pada menunda-nunda untuk membeli emas batangan dan dari pada tergoda untuk membelanjakan uang maka lebih baik disegerakan untuk membeli emas koin dengan uang tersebut.

Membeli emas batangan bisa dilakukan bila mungkin dari bisnis atau pemasukan uang lainnya yang jumlahnya langsung cukup untuk membeli emas batangan.

Nah mengapa tidak membeli emas perhiasan?

karena emas perhiasan ada harga pembuatan perhiasan emas dan selain itu harganya bisa jadi terpengaruh oleh tren model design perhiasan yang mana bila design perhiasan tertentu sedang banyak orang yang menyukai maka bisa jadi emas perhiasan tersebut akan menjadi mahal dan bila suatu design perhiasan tertentu sedang banyak orang yang tidak suka maka harganya bisa menjadi turun.

Oleh karena itu bila untuk menabung atau investasi maka banyak yang menyarankan untuk menggunakan emas koin atau emas batangan.

Jadi itulah keuntungan menabung emas batangan dan emas koin jika dibanding meanbung emas perhiasan.

Apa keuntungan menabung emas perhiasan?

Emas perhiasan ini mudah didapatkan di toko-toko emas bahkan sampai ke pelosok-pelosok.

Selain itu juga bagi yang suka memakai aksesoris untuk fashion maka emas perhiasan bisa dipadu padankan dengan koleksi pakaian yang dimiliki.

Kemudian dimana tempat menyimpan emas koin dan emas batangan tersebut, biasanya kebanyakan orang ada yang menyimpannya di rumah di dalam brankas atau pada tempat tersembunyi lainnya.

Selain itu ada juga yang menyimpan emasnya di bank dengan menyewa safe deposit box.

Tentunya menyimpan emas di safe diposit box pada suatu bank ini akan lebih aman daripada menyimpannya di rumah.

15. Menabung diberupakan Tanah

Ada juga beberapa orang yang menabungnya diberupakan tanah. Jadi setelah menabung diberupakan emas dan ketika suatu saat ada penawaran atau ada orang yang menjual sebidang tanah dengan harga yang cukup miring (murah) karena pemilik tanah tersebut semacam membutuhkan uang dengan cepat sehingga harganya cukup miring.

Bila ada kesempatan seperti ini maka tabungan yang diberupakan emas tadi itu bisa dijual dan kemudian dibelikan tanah itu tadi.

Jadi memang menabung diberupakan tanah ini terutama untuk tabungan jenis jangka panjang.

Hal ini karena tentunya menabung diberupakan tanah ada unsur investasinya mengingat harga tanah jarang mengalami penurunan dan justru harga tanah berkecenderungan terus naik.

Tentunya hal ini bisa dirasakan kenaikan harga tanah bila sudah mencapai kisaran lima hingga sepuluh tahun yang akan datang.

Demikianlah tadi telah diulas panjang lebar oleh idehidup.com berkaitan dengan langkah-langkah cara menabung kreatif, cara menabung konsisten, cara menabung yang benar, cara menabung yang efektif, cara menabung yang baik, dan juga cara menabung menguntungkan.

Namun yang perlu diperhatikan adalah apapun caranya maka segeralah untuk memulai menabung.

Jangan sampai karena terlalu banyak pertimbangan dan kebingungan cara mana yang akan diambil maka justru malah tidak segera take action menabung.

Salam sukses selalu dari idehidup.com untuk anda semua para pembaca setia.

Semoga kita semua berhasil mencapai puncak-puncak kesuksesan yang kita cita-citakan.

Check Also

14 Cara Berpikir Seorang Pengusaha Sukses

idehidup.com – 14 Cara Berpikir Seorang Pengusaha Sukses – Halo sobat idehidup.com. Apabila kita mengamati …